Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 19:57:14【Sehat】255 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(837)
Artikel Terkait
- Mendagri: Inflasi YoY Oktober masih aman di angka 2,86 persen
- Kenali stroke ringan dan tanda
- Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal
- SPPG MBG Preneur hadir di Malang, dukung sistem pasokan pangan lokal
- Kemendikdasmen: Pelaksanaan TKA di Papua lancar
- SPPG MBG Preneur hadir di Malang, dukung sistem pasokan pangan lokal
- Pelatihan penjamah makanan SPPG digelar serenngak di Sulteng
- Tradisi unik negara
- Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
- 500 penjamah makanan SPPG di Tangerang sudah bersertifikat
Resep Populer
Rekomendasi

SPPG Polresta Pati minta maaf atas kendala distribusi MBG

Dampak Luapan Banjir antara Stasiun Alastua

BGN ingatkan SOP pengolahan bahan baku MBG untuk cegah keracunan

Polres Serang relokasi gelombang kedua warga terdampak radioaktif

PBB terima laporan adanya kekerasan seksual di El Fasher, Sudan

Hari ini Senin 27/10, On Time Performance Kereta Kembali Pulih

KSAD sebut pelatihan personel di bidang MBG dibiayai pihak Singapura

BGN: Makan Bergizi Gratis capai 38,5 juta penerima jelang akhir 2025